Alat Pengukur Tekanan Darah

 

Alat ukur Tekanan Darah

 

Alat ukur tekanan darah merupakan  sebuah alat kesehatan yang digunakan untuk mengukur tekanan darah dalam  tubuh.alat ukur tekanan darah biasa di kenal dengan tensi darah.sekarang banyak jenis alat pengukuran darah.kita juga mudah untuk mengukurnya,karena bisa di lakukan di rumah sendiri.

 

Jenis-jenis alat pengukur tekanan darah

 

Alat Tensi Digital

 

 

Alat ini sangat mudah di gunakan,bukan hanya mudah tapi juga simpel.anda juga dapat memakai sendiri di rumah anda tidak perlu ke rumah sakit.tetapi jika anda tidak afdol maka anda bisa memeriksa tekanan darah anda ke rumah sakit atau puskesmas dengan pengawasan tenaga kesehatan.

 

Alat tensi digital yaitu alat pengukur tekanan darah elektronik yang mempunyai automatic positioning sensor (APS),akan mengontrol saat pengukuran yang tepat,hanya mengukur ketika tinggi tensimeter electronic selevel dengan  tinggi jantung,maka pengukurannya akurat.cara memakai alat ini yaitu sebagai berikut:

Masukkan manset ke lengan atas

 tekan tombol

 dalam 20 detik hasilnya akan terpampang di layar LCD, besar sistolik, diastolik dan detak jantung. 

 

Alat Tensi Manual 

Alat tensi manual ini agak sedikit ribet dan butuh ketelitian.Alat pengukur tekanan darah atau di kenal dengan  tensimeter. Alat ini dilengkapi lilitan atau manset dan digunakan bersama dengan stetoskop. Pengoperasiannya membutuhkan ketelitian karena harus menentukan tekanan darah sistolik dan diastolik lewat detak jantung.

untuk bisa menentukan rata-ratanya berapa, perlu dilakukan pemeriksaan tiga kali  ukur. Keakuratan alat ukur tergantung pada pemeriksanya,agar akurat sebaiknya posisi tubuh tidur atau duduk.letakan sensor pada jarak dua cm diatas lipat siku dengan selang karet di dalam lengan.letakan tensimeter sejajar dengan dada tidak boleh di bawah atau di atas dan tangan harus rileks,

Pemeriksaan yang baik dilakukan pada pagi hari. 1 jam sebelumnya hendaknya jangan olahraga, minum kopi, stres, atau merokok. Perawat meraba nadi ketika sedang ukur tensi untuk membaca tekanan denyut nadi orang tersebut. Ketika alat dikembangkan sampai maksimal lalu didengar begitu detak nadi pertama, dari situ kemudian bisa diukur tekanan darahnya berapa. 

Setelah pengecekan lihat angka pada alat pengecekan digital maupun manual.lihat angkanya tergolong dalam kelompok normal,tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah.apabilatekanan darah rata-rata 120/80 berarti tekanan darah anda normal.

 

Anda dapat dikatakan terkena hipertensi ketika tekanan darah Anda lebih dari 140/90.Hipertensi yang di abaikan bisa memicu penyakit berbahaya bahkan mematikan seperti stroke dan serangan jantung, selain itu juga dapat  mengganggu penglihatan, dan menyebabkan kerusakan fatal organ lain seperti ginjal dan yang lainnya.

 

Kelompok orang yang berisiko terkena hipertensi di antara nya orang yang kelebihan berat badan, perokok, berusia di atas 55 tahun, alkoholik,tidak atau jarang berolahraga, dan suka mengonsumsi makanan yang asin dan kalium yang rendah.

 

 

Anda juga dapat dikatakan terkena Hipotensi apabila tekanan darah Anda di bawah 90/60. biasanya tekanan darah rendah, meski kronis , tidak berbahaya jika penderita tidak mengalami ciri-ciri seperti mual,sakit kepala, mudah kelelahan,cepat  kehausan, penglihatan buram, pernapasan menjadi cepat dan dangkal, depresi, tidak konsentrasi dan pingsan.

Comments: 0 (Discussion closed)
    There are no comments yet.